Sepuluh Alasan Kenapa Kita Harus Percaya Diri Dengan Produk atau Jasa Kita

By | August 19, 2022
  1. PeDe itu tanda rasa syukur

Apa hubungannya PeDe sama rasa syukur?? So berarti kalau nggak percaya diri berarti kurang bersyukur donk?? Yups, bayangkan jika kita hitung nikmat-nikmat dari Tuhan itu banyak sekali bahkan kalau kita menghitungnya pasti kita tidak akan sanggup dan kita tidak akan punya banyak waktu untuk minder, percaya deh ternyata sebenarnya dalam diri kita ini mestinya lebih banyak yang kita syukuri daripada keluhkan. Coba kamu bayangkan satu nikmat kecil berikut ini, ada orang yang buta dan tidak bisa melihat, kalau kamu di posisinya, apakah kamu akan percaya diri? Tidak, yups berarti kita harus bersyukur karena mata kita masih bisa melihat, saya tidak bermaksud membuat kamu percaya diri dengan melihat kekurangan orang lain, tapi saya ingin kamu bisa percaya diri dengan melihat kenyataan kamu sekarang dan kemudian mensyukuri apa yang sudah ada pada diri kamu sendiri sebagai nikmat Tuhan yang tak terhingga nilainya.

Biasanya, kita akan benar-benar bisa merasa percaya diri, jika kita mampu mengenali kelebihan dan kemampuan yang ada dalam diri kita ini, walaupun kita terlahir satu paket dengan kelemahan atau kekurangan di dalamnya, itu hanya hal kecil yang perlu disyukuri jika kita dapat mengenali kekurangan kita. Maka sarannya, look into yourself and be brave. Jangan ragu untuk pede karena pede tanda rasa syukur dan menjadi kunci pembuka untuk setiap pintu menuju gerbang kesuksesan atas semua cita-cita.

  • Kunci Sukses itu PeDe

Mau tahu rahasia para orang sukses? Saya juga sebenarnya tidak tahu secara langsung, tapi dari hasil pengamatan saya terhadap hasil karya mereka, ada satu garis universal yang bisa menjawab pertanyaan di atas dengan jelas dan pasti bahwa salah satu kunci rahasia sukses mereka adalah Percaya Diri. Semerdu apapun penyanyi dia tidak akan sukses jika dia merasa malu untuk menyanyi di depan orang banyak.

Sehebat apapun pengusaha dia tidak akan berhasil jika dia minder dengan produk atau jasanya untuk ditawarkan ke calon pembeli. Sehebat apapun atlet dia tidak akan menjadi juara jika dia tidak percaya diri menghadapi lawannya. Sehebat apapun pemimpin tidak akan berhasil memimpin bawahannya jika dia tidak mampu meyakinkan dirinya sendiri dan bawahannya itu untuk meraih suatu tujuan tertentu. Sehebat apapun motivator dia tidak akan menjadi hebat jika selalu merasa tidak sehebat kata-katanya, banyak hal dari orang yang sukses itu menunjukkan bukti bahwa menjadi percaya diri adalah sebuah keharusan untuk dimilikinya jika sukses yang ingin didapatinya.

Bersyukurlah jika saat ini kamu percaya diri, dan jika belum percaya diri, inilah saatnya untuk melatihnya, kecuali kalau ingin hidup yang monoton dan jauh dari kata sukses yang diinginkan, maka biarlah minder bersemayam dihatimu.

Kita ambil contoh penyebab rasa minder; Malu? Takut? Jelek? Bukan ahlinya? Nggak sehebat orang lain? Nggak bisa? Takut ditertawakan? Terus apalagi ya kata-kata yang selalu bergelayut di pikiran para peminder? Padahal itu persepsi dirinya sendiri yang sangat mudah sekali untuk diubah jika ingin menjadi orang yang percaya diri. Coba pikirkan apa yang yang akan terjadi jika kita disabotase oleh pemikiran negatif seperti itu? Apakah jika kita khawatir dan merasa tidak percaya diri itu akan menjadikan kita sukses? Pikiran itu akan menentukan sikap dan sikap sangat mempengaruhi tindakan, yang akhirnya tindakan akan menentukan hasil, berpikir pede kita akan jadi pede, berpikir minder kita akan jadi minder, so yang menentukan hasil dari tindakan kita semua berawal dari pikiran kita sendiri, starting from now, let’s be confident and brave if success is your goal.

  • Kekuatan Tersembunyi

Oke, back to our discussion,  Jika saat ini kamu sering minder karena disepelekan, dianggap rendah oleh orang lain, dipandang sebelah mata, maka inilah saatnya kamu untuk mengeluarkan kekuatan tersembunyi yang padahal sebenarnya tombol aktivasinya sudah dimiliki sejak dulu yaitu “Percaya Diri”!!! Yah benar, setiap orang sebenarnya sudah memiliki rasa percaya diri, cuma kadang-kadang naik dan sering juga turun, dan bahkan kita seringkali lupa cara bagaimana menekan tombol itu. Setiap orang pasti pernah merasakan meningkatnya rasa percaya diri sekaligus juga pernah merasakan minder yang sangat teramat, itu adalah hal yang wajar, tapi hal yang terpentingnya adalah kita dapat menjaga konsistensi percaya diri dan meminimalisasi kemungkinan turunya. Jadi kita bisa lebih banyak porsi percaya dirinya daripada mindernya, bahkan untuk melakukan action atau tindakan besar pun kita membutuhkan kekuatan tersembunyi yang disebut tombol pede itu, kalau kita sudah tahu betapa pentingnya pede, terus kenapa minder? Lho katanya wajar minder? Iya wajar tapi bukan untuk dipelihara!

Apapun yang ingin kita capai, apapun jenis keberhasilan yang kita inginkan, jika kita tidak punya kekuatan tersembunyi bernama percaya diri maka hanyalah tinggal sebuah cita-cita dan mimpi belaka. Terus untuk apa kita berlama-lama minder sementara banyak hal yang harus kita selesaikan dengan penuh percaya diri. Percaya atau tidak bahwa orang minder itu lebih mudah untuk menunda daripada bersegera melakukannya, padahal ada yang harus disegerakan, itulah sebabnya dibutuhkan kekuatan extra untuk menghancurkan rasa minder agar semua yang kita targetkan bisa segera menuai hasil, dan semua itu berawal dari rasa percaya diri.

  • Warna Lukisan Kehidupan

Semakin percaya diri maka semakin banyak hal yang kita coba, jika selama ini kita masih hidup dalam kungkungan rasa takut, cobalah untuk memulai hal sederhana yang melibatkan rasa percaya diri, dengan begitu kamu akan merasakan betapa penuh warnanya hidup ini dengan banyak hal yang berani kita coba, yang dahulu tidak pernah kita ketahui, kita bisa mengetahui setelah mencoba tentunya. Itulah yang akan membuat hidup akan menjadi lebih berwarna. Tapi ingat kalau yang sudah jelas dosa dan melanggar hukum, mbok ya nggak usah dicoba, yah?!! Maksud mencoba disini, kita mencoba mengukur kemampuan dan keberanian kita yang nantinya pengalaman dari mencoba tersebut akan dijadikan sebagai bekal menuju apapun yang menjadi destinasi dari perjalanan panjang menuju cita-cita kita bukan hal keliru yang merusak yang jelas-jelas salah.

Betapa indahnya pelangi kehidupan yang terlukis indah bersama keberanian dan kegagahan dalam menghadapi keadaan seperti apapun, karena pede adalah tinta pemberi warna kehidupan yang menjadikan setiap lika-likunya menjadi tantangan baru yang menakjubkan.

  • Tanda Keberanian dan Kharisma

Sudah menjadi hal yang pasti, pede itu symbol keberanian dan kharismatik, terutama jika kamu seorang pria, bahkan kalaupun kamu pun seorang wanita, itu akan tetap menampilkan kegagahanmu bak Srikandi, anggun dan mempesona.

Coba kita perhatikan orang-orang yang memiliki percaya diri yang luar biasa, menurut kamu apa yang membuat mereka menjadi berani?? Jawabannya Karena mereka juga masih mempunyai rasa takut. Lho koq jadi berani? Emang nggak boleh orang takut melakukan hal yang ditakutinya? Itulah sebenarnya yang mereka rasakan, mundur jurang atau maju pedang, ibaratnya sudah tidak ada lagi kesempatan untuk takut, minder dan nggak percaya diri, jadi kenapa harus mundur dan gugur sebagai seorang pecundang? Lebih baik maju dan bertarung karena kalaupun gugur, maka akan dikenang sebagai seorang ksatria yang gagah berani, tangguh, dan yang mampu menaklukan rasa takutnya sendiri, sementara jika ia berhasil maka ia akan mendapatkan apa yang sepatutnya dia raih. Itulah sebabnya mereka yang pede itu akan terlihat sebagai orang yang berani dan sangat berkharismatik di mata orang lain karena keberaniannya mengambil resiko di atas rasa takutnya. Btw, kalau kamu apa pilihanmu, maju pedang atau mundur jurang?

  • Petarung Sejati

Bagaimana mungkin seorang petarung sejati tidak punya senjata yang dapat diandalkannya yang menjadikan dirinya berani? Tapi sebenarnya ada senjata yang tak kasat mata yang menjadi penyebab petarung sejati itu menjadi sangat berani yakni kemampuan mengolah rasa takut menjadi percaya diri.

Seseorang akan menjadi percaya diri biasanya setelah dia mengetahui ada yang dapat ia andalkan atau ada yang dapat ia banggakan, itu sebabnya sebelum melatih pede alangkah lebih baiknya jika terlebih dahulu melatih dan fokus dengan kemampuan apa yang sudah ada sebagai modal untuk menguatkan rasa percaya diri. Tumbuh dan berkembangnya rasa percaya diri akan menjadi lebih mantap setelah kita berhasil mengenali potensi diri kita dan menjadikan setiap kekurangan dan kelemahan sebagai potensi yang dapat kita optimalkan. Wah keren banget tuh kalau kita sungguh-sungguh menggunakan mindset atau pola pikir semacam itu, beuhh mantabs abies. Itulah yang akan menjadikan lawan tangguh kehilangan nyali, saya sering kali mengatakan orang bodoh yang pede itu akan terlihat lebih pintar daripada orang pintar yang peminder, tapi tetap saya sarankan ke kamu untuk menjadi orang yang pintar tapi percaya diri hehehe.

  • Pemecah Kesulitan

Pernah tersesat atau mencari alamat rumah seseorang tapi tidak ketemu? Mau tanya tapi malu, nggak tanya ya tersesat, jadi pilih mana? Itulah jurus pede yang pada saat-saat tertentu sangat dibutuhkan apalagi dalam keadaan terdesak seperti itu, maka beranikan diri untuk bertanya, simpan malunya di saku bagian belakang nanti dibukanya pas kalau sudah sampai ya? Kalau kita sudah mempunyai sikap pede, apapun masalah kesulitan kita, kita akan sangat mudah sekali terbantu dengan sikap percaya diri yang kita miliki, tentunya dengan melibatkan bantuan orang lain, dan harus diingat etika meminta bantuan kepada orang lain itu harus tetap dipakai, jangan sampai karena terlalu percaya diri sehingga membuat kita terlihat congkak dan sombong ketika meminta bantuan dari orang lain, Yakinlah bahwa perpaduan percaya diri dan sopan santun akan menjadi pemecah utama disetiap kesulitan, dijamin 100% efektif.

  • Modal Dasar Untuk Belajar

Jika ingin belajar, maka belajarlah pada ahlinya, kalau malu dan gak berani gimana? Dari tadi pertanyaan kayak gini banyak banget ya, emang nggak ada pertanyaan lain apa? Ada pertanyaan lain, tapi emang ini yang menjadi konteksnya yaitu masalah krisis percaya diri, dan kalau malu alias nggak berani belajar sama yang ahlinya karena minder dan takut kelihatan nggak pinter, ya nggak usah belajar, toh nanti kita sendiri yang menanggung bukan orang lain. Lho koq malah jadi ngajarin nada pesimistis gini? Tenang dulu bro, sist dan sidang pembaca yang budiman, waktu saya masih SD saya harus jujur mengakui bahwa saya takut sekali sama yang namanya GURU alasan saya takut adalah karena khwatir dia nanya-nanya terus kalau saya nggak bisa sayanya dijewer atau dimarahi, sempet juga sampe phobia sama yang namanya GURU, aduh namanya juga anak kecil, terus kalau saya nggak sekolah bisa-bisa saya malu dengan teman seusia saya dulu, akhirnya orang tua saya berusaha membujuk saya dan ternyata eh ternyata, sama sekali tidak semenakutkan yang saya bayangkan itu, semua baik-baik saja dan justru lebih menyenangkan, lebih sering nyanyi-nyanyi, main-main, akhirnya dari pengalaman sederhana itu saya yakin bahwa setiap orang pernah menaklukan rasa takut dan minder bahkan ketika masih kecil sekalipun, termasuk kamu, iya kamu! Kamu pasti juga pernah dan percaya atau tidak itulah bekal keberanianmu hingga kamu bisa melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi, kalau kita sekarang masih takut belajar sama yang ahlinya harusnya kita malu sama kepedean kita waktu kecil dulu, tapi kan waktu kecil mah belum bisa mempertimbangkan ini itu dan lain sebagainya? Jangan pertimbangkan apapun kalau itu membuat kamu terbebani untuk percaya diri karena itu biasanya sampah overthinking, poin pentingnya apa yang kamu yakini itu baik maka lakukan, beres toh?? gitu aja pake ribet.

  • Jarang dan Langka

Saat ini banyak sekali orang dengan kepercayadirian setengah jadi. Ada yang sudah dewasa tapi tidak dilengkapi dengan kemampuan berani mencoba dan rasa percaya diri yang mumpuni, biasanya alasannya klasik yaitu karena pertimbangan tanggungjawab, ada juga yang menganggap kalau terlalu kepedean nanti disangka nggak pake rasional atau logika bahkan dikatakan sombong, main pede-pede aja nggak pake perhitungan, whaaat?!! Pede koq pake ngitung, apa nggak salah tuh? Justru biasanya kalau kebanyakan analisa, mikir ini, mikir itu, timbang sana, timbang sini, ngaku dewasa, sok bijak, tapi malah ujung-ujungnya nggak jadi, aduhh plis deh, pede itu bukan tentang sains tetapi tentang kenyamanan untuk melakukan suatu hal tanpa harus terbebani oleh doktrin-doktrin yang mengecilkan. Untuk kali ini aja, untuk momentum pede nggak usah pake yang ribet ya, soalnya kalau kita bisa berpikir sederhana untuk percaya diri untuk apa dibikin ribet, dan juga bukan tidak mungkin bahwa kita adalah makhluk langka yang jarang sekali ditemui, yang pantas mendapatkan perhargaan berbeda dengan orang pada umumnya, karena sikap kita berbeda. Anggap aja saat ini kamu jadi bos furnitur, punya dua sales si A dan si B. yang si A sangat pede untuk menawarkan furnitur-nya mau laku, mau nggak yang penting dia mencoba untuk menjualnya dan terus berusaha sekeras mungkin agar laku, sementara yang satunya si B pintar analisis ini dan itu sampai-sampai dia harus milih-milih orang untuk ditawarkan furnitur-nya hingga saat ada orang yang tepat pun dia ragu “kira-kira orang itu mau nggak ya?” sebagai naluri seorang bos, menurut kamu mana yang akan menjual furnitur lebih banyak? Siapa yang akan kamu beri gaji lebih tinggi? Kemungkinan yang menjual furnitur lebih banyak adalah si A, kemungkinan banyak ditolak juga si A tapi dengan modal pede-nya itulah dia akan terus berjuang sampai benar-benar tahu dan belajar bagaimana menjual yang benar, semetara si B walaupun dia jarang ditolak dan sekali menawarkan langsung dibeli itu belum tentu jumlahnya sebanyak si A, ini studi kasus yang memang benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata, orang yang percaya diri biasanya bayarannya lebih mahal daripada bayaran orang yang hanya mengedepankan mider.

  1.  Penguat Mental

Kalau ada antena penguat signal maka pede itu penguat sinyalnya mental, semakin percaya diri, semakin kuat juga mentalnya, menjadi lebih berani dan optimis dalam menghadapi segala hal, karena yakin semuanya akan berjalan baik-baik saja dan berada dalam kendalinya, sedangkan jika seseorang yang pesimistis justru akan merasa bahwa dirinya dikendalikan bukan mengendalikan dan merasa semua berjalan diluar kehendaknya. Inilah peranan pede yang menjadi penyokong dan penguat setiap laras-laras sendi pengokoh mental yang menjadi tiang dan bahu penyangga mental kamu menjadi lebih kuat dalam setiap menghadapi tekanan yang menurut sebagian orang berat untuk dipikul, menjadi percaya diri itu artinya memilih untuk menjadi sesorang dengan mental yang kuat dan siap mengambil kendali mengatasi kendala.

Leave a Reply

Your email address will not be published.